Buletin Edisi Oktober 2026

Langit Menyatakan Kemuliaan Allah – Bagian 2

Dengarkan Audionya


Langit menceritakan kemuliaan Allah; dan cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya.Mazmur 19:2
Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih.Roma 1:20
...supaya kamu meninggalkan perbuatan sia-sia ini dan berbalik kepada Allah yang hidup, yang telah menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya. Dalam zaman yang lampau Allah membiarkan semua bangsa menuruti jalannya masing-masing, namun Ia bukan tidak menyatakan diri-Nya dengan berbagai-bagai kebajikan, yaitu dengan menurunkan hujan dari langit dan dengan memberikan musim-musim subur bagi kamu...Kisah 14:15-17

Bintang

Kejadian 1:14-19

Bintang adalah bola gas hidrogen yang panas dan bercahaya. Penggabungan (fusi) hidrogen menjadi helium menghasilkan panas, cahaya, dan energi yang ada pada bintang.

Bintang berukuran sekitar 400 kali lebih besar dan lebih jauh daripada bulan (keduanya memiliki ukuran sudut yang sama), 100 kali diameter bumi, berjarak 93 juta mil dari bumi, dan berdiameter 864.000 mil. Bintang menyediakan cahaya bagi bumi dan energi untuk pertumbuhan tanaman.

Alkitab dan bintang-bintang: Kejadian 1:14-19; Nehemia 9:6; Mazmur 136:9; 147:4; 148:3-6; Ayub 9:9; 38:31-33; Yesaya 13:10; 40:26; Yeremia 31:35; 32:17; 33:22; Yakobus 1:17.

Bintang terdekat dari kita adalah Alpha Centauri. Bintang ini berjarak sekitar 25 triliun mil dan 6.800 kali lebih jauh dari bumi dibandingkan Pluto.

Terdapat banyak galaksi yang berisi bintang-bintang. Kita tinggal di galaksi Bima Sakti (Milky Way) yang berisi sekitar 100 miliar bintang serta banyak nebula dan kuasar.

Bintang menyediakan cahaya dan petunjuk arah. Namun, bintang bukan untuk disembah (Ulangan 4:19) dan bukan untuk petunjuk ramalan (Yesaya 47:13; Yeremia 10:2).

"Bintang utara" (Polaris) telah digunakan selama berabad-abad untuk navigasi.

"Bintang timur" atau "bintang fajar" (Venus) muncul di langit timur pada waktu fajar (Ayub 38:7; Yesaya 14:4,12; 2 Petrus 1:19; Wahyu 2:28; 22:16).

Orang Kristen dipanggil untuk bercahaya seperti "bintang-bintang" di dunia (Filipi 2:15).

Alkitab menyebut bintang-bintang dan rasi bintang berikut (Yesaya 13:10):

  • Bintang Kartika / Pleiades (Ayub 9:9; Ayub 38:31-33; Amos 5:8).
  • Bintang Biduk / Arcturus atau Beruang Besar beserta anak-anaknya (Ayub 9:9; 38:31-33).
  • Bintang Belantik / Orion (Ayub 9:9; Ayub 38:31-33; Amos 5:8).
  • Rasi Bintang / Mazzaroth (Ayub 38:31-33; rasi bintang; zodiak).
  • Kastore dan Poluks (Kisah Para Rasul 28:11; rasi bintang Gemini).

Siapakah Perancangnya?

Bagaimana semua rancangan di alam semesta ini terjadi? Apakah hanya secara kebetulan melalui evolusi naturalistik selama miliaran tahun? Ledakan, seperti "Big Bang" yang diusulkan oleh kaum ateis dan evolusionis, tidak menciptakan keteraturan. Ledakan menciptakan kekacauan. Ledakan tidak menciptakan kompleksitas. Ledakan menciptakan kehancuran.

Apakah masuk akal untuk percaya bahwa semua rancangan di alam semesta ini terjadi secara kebetulan? Apakah itu terjadi begitu saja? Cobalah tanyakan pada diri Anda sendiri: Apakah hal-hal berikut terjadi secara kebetulan—telepon genggam, komputer, mobil, rumah, TV, atau jam tangan/dinding? Anda tahu jawabannya. Semua hal tersebut diciptakan oleh seorang perancang yang cerdas (manusia).

Jadi, apakah masuk akal untuk percaya bahwa Pribadi yang Mahacerdas telah menciptakan begitu banyak kompleksitas di alam semesta kita? Ya! Siapakah Perancang Agung itu? Allah menciptakan alam semesta melalui Yesus Kristus (Yohanes 1:1-3; Kolose 1:15-16).

Sobat, Allah juga menciptakan Anda dan seluruh umat manusia secara istimewa di alam semesta ini (Mazmur 8:3-4). Dan Anda dapat memiliki hubungan dengan-Nya hari ini melalui Yesus Kristus dan ketaatan kepada Injil. - Oleh Chris Reeves.

College News

Perkuliahan Triwulan II 2026

Perkuliahan di Triwulan II akan dimulai pada tanggal 5 Oktober 2026 dengan mengadakan OSPEK (Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus) satu (1) hari (5 Oktober 2026) bagi para mahasiswa baru sebelum aktif mengikuti perkuliahan reguler. Perkuliahan Triwulan II akan berakhir tanggal 18 Desember 2026. Informasi lengkap jadwal kuliah reguler dapat dilihat DISINI.

Ujian Tengah Triwulan II 2026

Siswa NSSBS akan mengikuti Midterm (Ujian Tengah) Triwulan II pada tanggal 05 dan 06 November 2026. Semoga mereka dapat mempersiapkan diri dengan baik sehingga mampu menjawab semua soal dari masing-masing mata kuliah.

MAHASISWA NSSBS

Tahun I
Yafet Frans Wondoi
Menni Selfi Payawa
Hanno Wetapo
Diana Burumi
Laura Tri Bintang Wakum
Erey Andhat R
Joly Jeremy Ropelemba

Tahun II
Hendra Goakan
Noverman Bu'ulolo
Stevan
Amril Dustin Natan Panjaitan

Related Posts