Buletin Edisi Januari 2026
Artikel dan Berita dari Kampus NSSBS
HAPPY NEW YEAR 2026
HARTA YANG LAMA DAN YANG BARU
"Mengertikah kamu semuanya itu?" Mereka menjawab: "Ya, kami mengerti." Maka berkatalah Yesus kepada mereka: "Karena itu setiap ahli Taurat yang menerima pelajaran dari hal Kerajaan Sorga itu seumpama tuan rumah yang mengeluarkan harta yang baru dan yang lama dari perbendaharaannya." (Matius 13:51-52)
Perumpamaan Tentang Tuan Rumah
Perumpamaan tentang tuan rumah adalah perumpamaan terakhir dari delapan perumpamaan dalam Matius 13: 1) penabur, 2) lalang di antara gandum, 3) biji sesawi, 4) ragi, 5) harta terpendam, 6) mutiara yang berharga, 7) pukat, dan 8) tuan rumah.
Perumpamaan pertama dan terakhir pada kesempatan ini penting karena keduanya berfokus pada firman Tuhan dan reaksi manusia terhadapnya. Perumpamaan tentang penabur berfokus pada reaksi awal manusia terhadap firman Tuhan, dan perumpamaan tentang tuan rumah berfokus pada konsekuensi yang dihasilkan dari pemahaman terhadap firman Tuhan.
Kajian terhadap Matius 13:51-52
Yesus memulai perumpamaan tentang tuan rumah dengan sebuah pertanyaan kepada para murid: "Mengertikah kamu semuanya itu?" Artinya, apakah kalian telah mengerti arti perumpamaan-perumpamaan yang baru saja Aku sampaikan kepada kalian? Para murid-Nya menjawab, "Ya."
Perhatikan kata yang Yesus gunakan selanjutnya. Ia menggunakan kata "karena itu..." yang menghubungkan pemikiran-pemikiran ini. Ketika para murid "mengerti semua itu" yang disampaikan dalam perumpamaan-perumpamaan sebelumnya (13:13-15,19,23), maka mereka adalah seorang ahli Taurat dan seorang murid Kerajaan Allah yang seperti seorang tuan rumah.
Dalam perumpamaan tentang tuan rumah, Yesus akan mengajarkan pelajaran bahwa ada berkat dan tanggung jawab yang menyertai pemahaman akan kebenaran.
Pertama-tama Yesus berbicara tentang "seorang ahli Taurat". Seorang ahli Taurat Yahudi bukan hanya seorang yang menulis (menyalin) hukum, tetapi juga seorang yang mengajarkan hukum itu kepada orang lain. Banyak atau sebagian besar ahli Taurat pada zaman Yesus menentang Dia (Matius 2:4; 5:20; 7:29; 9:3; 12:38). Namun, beberapa ahli Taurat seperti Ezra dalam Perjanjian Lama berbeda (Ezra 7:6,10; Nehemia 8:1-8). Mereka benar-benar tertarik pada ajaran Yesus. Salah seorang ahli Taurat seperti itulah yang Yesus katakan "tidak jauh dari Kerajaan Allah" (Markus 12:28-34).
Kedua, Yesus berbicara tentang "tuan rumah". Ia adalah orang yang menyimpan barang-barang di dalam rumahnya lalu membawanya keluar untuk dijual. Terkadang ia membawa keluar barang-barang "yang baru maupun yang lama"... (Kidung Agung 7:13).
Yesus mengatakan bahwa ajaran-Nya dibangun di atas hal-hal "lama" dan hal-hal "baru". Ajaran-Nya adalah penggenapan kebenaran-kebenaran Perjanjian Lama yang telah lama dihormati ("sejak dunia dijadikan," 13:35), tetapi juga mengandung ajaran-ajaran baru.
Ajaran baru Yesus dibangun di atas ajaran lama (Matius 1:1,23; 5:17; Lukas 24:27,32,44-46; Kisah Para Rasul 8:35; 17:2-3; 18:28; 26:22-23; Roma 3:21-22; 1 Korintus 9:8-10).
Pelajaran yang Dipetik
Apa saja pelajaran yang diajarkan Yesus dalam perumpamaan ini?
Pertama, pentingnya memahami Firman Tuhan. Sudahkah Anda memahami firman Tuhan? Ini adalah pertanyaan penting bagi semua orang (Kisah Para Rasul 8:30). Firman Tuhan dapat dipahami (Efesus 3:4). Dan merupakan tugas guru untuk memberikan pemahaman (Nehemia 8:8). Mengapa membaca dan mempelajari Alkitab jika tidak ada pemahaman?
Kedua, prioritas pada Kerajaan Surga. Pengetahuan sekuler tentang dunia ini memang ada tempatnya, tetapi prioritasnya adalah kebenaran rohani tentang "kerajaan surga" (2 Timotius 3:15-17; Yakobus 1:18).
Ketiga, seorang Kristen harus menjadi pengajar dan murid. Saat ini dibutuhkan orang Kristen untuk menjadi pengajar dan murid (Matius 28:19-20; 2 Timotius 2:2; Ibrani 5:12).
Keempat, tanggung jawab untuk menyampaikan kebenaran baru dan mempelajari hal-hal baru dalam firman Tuhan (2 Petrus 1:5; 3:18) tanpa mengabaikan prinsip kebenaran lama (1 Korintus 10:11; Roma 15:4).
Kelima, Firman Tuhan adalah harta yang berharga. Kita harus sangat menghargai firman Tuhan seolah-olah itu adalah harta karun (Mazmur 19:7-11; Amsal 3:13-18; Efesus 3:8; Kolose 2:2-3).
Sobat, apakah Anda menghargai harta karun firman Tuhanm — Alkitab? Apakah Anda menganggap serius kebutuhan Anda untuk belajar dan mengajar? Apakah Anda mendengar dan melakukan firman Tuhan (Yakobus 1:22-25)? (Disadur dari "Treasures Old and New" oleh Chris Reeves)
College News
PERKULIAHAN TRIWULAN 3 2026
Kegiatan perkuliahan Triwulan 3 2026 dimulai dari tanggal 5 Januari sampai 29 Maret 2026. Para mahasiswa yang berlibur sudah kembali ke asrama dan kampus untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM).
KULIAH KHUSUS WANITA
NSSBS kedatangan sdri. Cookie dari Amerika yang akan mengajar kelas khusus untuk mahasiswi selama tiga hari (9-11 Februari) dari jam 10:20-12:00 WITA di kampus NSSBS lantai 2 ruang kelas 2.
MAHASISWA NSSBS
Tahun IIHendra Goakan
Noverman Bu'ulolo
Stevan
Amril Dustin Natan Panjaitan
Joly Jeremy Ropelemba
Tahun III
Fillya Indah Mulyadi
Adriana Esperanza Dusay
Ogi Widodo
Tahun IV
Riswanto Tjan
Frangky Sumampouw
Hendrik Mandowally